Presiden Jokowi Anjurkan Masyarakat Tetap di Rumah, Ini Kata Netizen

  • Whatsapp

JAKARTA, JATIMSATU.ID – Presiden Jokowi menganjurkan masyarakat tetap berada dirumah dalam situasi saat ini.

Situasi dimana angka penularan COVID-19 yang semakin hari semakin tinggi dalam beberapa dekade ini.

Bacaan Lainnya

Pemerintah kemudian menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk pulau Jawa – Bali.

Isyarat dimana kondisi COVID-19 semakin mencekam, apalagi ditemukan beberapa varian baru yang mulai masuk ke Indonesia.

Presiden Jokowi memperingatkan untuk berdiam diri dirumah apabila tidak ada sesuatu hal yang penting untuk keluar rumah.

“Tidak ada tempat yang lebih baik saat ini selain dirumah saja dan menjauhi kerumunan,” ucap Jokowi diinstagramnya @jokowi, Senin (5/7/21).

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menganjurkan masyarakat untuk bekerja di rumah.

“Dengan belajar dan bekerja dirumah, anda telah melindungi diri, keluarga, lingkungan, juga membantu para tenaga kesehatan yang tengah berjuang di ruang-ruang perawatan rumah sakit menangani pasien COVID-19,” paparnya.

Anjuran Presiden Jokowi ditanggapi oleh beberapa netizen.

Ada tanggapan yang seakan menyindir kebijakan pemerintah saat ini.

Seperti komentar akun @aimargerrard_22 ,”Hampir 2 tahun di suruh dirumah trus pak wkwkwk,” katanya.

“Kalo dirumah pak berati ndak kerja, sedangkan kalau kerja dapat uang untuk hidupi diriku, karna pekerjaanku nd bisa dibawa plg kermh, bagaimana itu pak?,” tulis akun @dewisftrii_22.

“Pak stop TKA masuk di Indonesia,” ucap akun @wisatagresik.

Akun @tegartzz, “Kalo diem di rumah terus, siapa yg harus bayar kehidupan sehari-hari pak, ga ada yg gratis pak,” cetusnya.

Ada netizen yang menyanyakan nasib orang-orang kecil.

Seperti akun @askacozy, “Kasihan pedagang nasi goreng dan pecel lele di mlm (malam) hari pak, mereka kehilangan penghasilan kesehariannya,” katanya.

“Buruh pabrik gimana pak nasibnya, ga mungkin kerjaannya dibawa ke rumah,” ucap akun @hafsya_fana.

Ada juga mengahrapkan kartu pra kerja.

Akun @chikitajenyfer, “coba ga usah ditutup tutup semua pak, makin banyak orang miskin, bapak cuma ngasih kartu prakerja sekali aja,” ucapnya.

“Kalau ngasih setiap diadakan PPKM 3,5 juta seorang gapapalah bapak tutup sebulan,” lanjutnya.

Dan masih banyak lagi yang lainnya.

PPKM diberlakukan mulai 3 – 20 Juli 2021.

Tentunya, pemerintah akan menunggu hasil PPKM kali ini untuk kebijakan selanjutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.