Mosanep, Biyono, Ali Rohimin Beserta 31 Warga Terprovokasi LSM Forsuba Kembali Menjarah Dan Menebang Di Kawasan PT. Bumi Sari

Setelah beberapa minggu terakhir cukup landai pemberitaan terkait Gerakan Provokasi LSM Forsuba (Forum Suara Blambangan) di tanah wilayah perkebunan SHGU Milik PT. Bumi Sari Maju Sukses, Akhirnya Gerakan Provokasi tersebut kembali dimulai tepatnya telah berlangsung selama 3 hari berturut-turut sejak Senin 15 Agustus sampai Rabu 17 Agustus 2022

Gerakan Penebangan dan Penjarahan Buah Cengkeh tepatnya di Afdeling Gujung Wongso di inisiasi Oleh Musanef yang mengaku Sebagai ahli waris dari Kawasan yg telah ditetapkan Sebagai Wilayah SHGU PT. BUMI Sari Sampai 2034 dalam keputusan Bersama Forum Penanganan Konflik Sosial Forkopimda Banyuwangi tersebut

Ditenggarai total ada 34 orang yang bergerak Menjarah dan Menebang Pohon dipimpin Mosanep, Biyono, Dan Ali Rohimin

Hal ini ditanggapi Oleh JAM KESRA (Jaringan Mahasiswa Untuk Kesejahteraan Rakyat)

“Harus ditindak Tegas, Aparat Harus mencari provokator utama dari Pengrusakan, Penebangan Pohon, dan Penjarahan Buah Cengkeh itu. Ini sudah kesekian kalinya Oknum LSM Forsuba memprovokasi Warga Melakukan Tindakan Melawan Hukum dengan berkegiatan dikawasan Milik Orang Lain apalagi sampai Merusak dan Menjarah” Tegas Andre Kurniawan Koordinator Jam Kesra Kepada Awak Media

Andre Menambahkan bahwa Pemerintah sudah tegas memberutahukan keputusan bersama Forkopimda Banyuwangi bahwa Kawasan tersebut adalah SHGU Bumi Sari sampai 2034 dan pada poin turunannya Jelas LSM Forsuba Dilarang berkegiatan apapun di kawasan itu apalagi sampai merusak

“Oknumnya kan sudah jelas ada mosanep, biyono dan ali rohimin. foto-fotonya sudah ada juga lengkap beserta videonya. Ini memudahkan aparat kepolisian untuk bertindak Tegas dan langsung menciduk yang bersangkutan” Tutupnya

Pos terkait