Keberadaan Orangutan Mulai Terancam

  • Whatsapp
(Foto: Instagram @indoflashlight)
(Foto: Instagram @indoflashlight)

JATIMSATU.ID – Orangutan merupakan salah satu satwa yang dilindungi di Indonesia.

Keberadaannya kini kian terancam akibat ulah tangan manusia.

Dimulai dari penebangan pohon secara liar hingga perusakan hutan secara massif.

Meski terdapat beberapa aturan untuk melindungi hewan ini, namun masih tidak menjamin secara penuh akan keselamatannya.

Melansir dari indoflashlight, Sabtu (19/5/21), menjelaskan bahwasanya Orangutan betina biasanya melahirkan pada usia 7-10 tahun dengan lama kandungan berkisar antara 8,5 hingga 9 bulan, hampir sama dengan manusia.

“Jumlah bayi yang dilahirkan seorang betina biasanya hanya satu. Bayi orangutan dapat hidup mandiri pada usia 6-7 tahun,” terang dalam rilisnya.

Kebergantungan orangutan pada induknya merupakan yang terlama dari semua hewan, karena ada banyak hal yang harus dipelajari untuk bisa bertahan hidup, mereka biasanya dipelihara hingga berusia 6 tahun.

Orangutan berkembangbiak lebih lama dibandingkan hewan primata lainnya, orangutan betina hanya melahirkan seekor anak setiap 7-8 tahun sekali.

“Umur orangutan di alam liar sekitar 45 tahun, dan sepanjang hidupnya orangutan betina hanya memiliki 3 keturunan seumur hidupnya. Di mana itu berarti reproduksi orangutan sangat lambat,” lebih lanjut akun tersebut.

Namun sayang saat ini keberadaannya semakin terancam karena habitatnya terus digerus tangan-tangan manusia.

“Banyak yang menyelamatkan banyak pula yang acuh karena keegoisan semata,”

“Padahal orangutan bukan hama, prilakunya sangat lucu, dia juga ikut melestarikan ekosistem hutan di Indonesia.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.