Gubernur Jatim Himbau Masyarakat di Zona Merah Terapkan 5 M

  • Whatsapp
Gubernur Jatim, Khofifah, menghimbau masyarakat Jatim khususnya yang ada di zona merah untuk menerapkan 5 M.
Gubernur Jatim, Khofifah, menghimbau masyarakat Jatim khususnya yang ada di zona merah untuk menerapkan 5 M. (Foto: Jatimsatu)

SURABAYA, JATIMSATU.ID – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menghimbau kepada seluruh masyarakat Jawa Timur khususnya yang berada di kabupaten/kota yang berstatus resiko tinggi atau zona merah untuk menerapkan 5 M.

“Mari bersama-sama menjaga diri, keluarga, dan seluruh masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatam 5 M, khususnya bagi wilayah yang berada di zona merah,” kata Khofifah di Surabaya, Jumat (9/7/21).

Bacaan Lainnya

5 M yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, membatasi mobilisasi, dan menjaga jarak.

Proses penerapan 5 M, Khofifah berharap, agar dapat menekan penyebaran COVID-19.

Berdasarkan data Diskominfo, setidaknya ada 20 kabupaten/kota yang berstatus beresiko tinggi atau zona merah. Sementara sisanya berstatus beresiko sedang atau zona orange.

Selain menerapkan 5 M, Khofifah juga meminta kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar rumah saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 20 Juli 2021 mendatang.

“Sesuai dengan 15 indikator dari epidemologi mengharuskan masyarakat untuk tinggal di rumah, kecuali ada tugas sektor kritikal dan juga esensial selama PPKM Darurat,” ucapnya.

Hingga sampai saat ini, data persebaran COVID-19 di Jawa Timur per 8 Juli 2021 cukup tinggi. Sebanyak 2.551 orang terkonfirmasi positif corona virus disease.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.