2 Warga Dikriminalisasi, Rukun Tani Pakel: Tak akan Pernah Mundur dan Takut!

  • Whatsapp
Rukun Tani Pakel
Warga Pakel memasang bener di setiap sudut jalan desa. (Dok. Foto: Instagram @rukunpakel)

JATIMSATU.ID, Banyuwangi – Pada Selasa 20 April 2021, 2 warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi di antaranya yakni Sadikin dan Muhadin ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Banyuwangi dengan dugaan tindak perkara pidana UU nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan.

Rukun Tani Sumberejo Pakel menilai hal itu merupakan upaya kriminalisasi dari Polresta Banyuwangi.

“Pada tanggal 20 April hari Selasa, 2 orang dari Polres Banyuwangi datang mengantarkan surat panggilan terhadap 3 orang pejuang warga pakel. Surat itu dikirimkan pada satu hari sebelum pemanggilan di tanggal 21 April 2021 hari Rabu sore hari,” dikutip JATIMSATU.ID dari akun Instagram @rukunpakel kemarin.

“Dalam surat pemanggilan tersebut 2 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini berkaitan dengan upaya krimininalisi sebelumnya, Bisa dibilang banyak kecacatan prosedur dalam pemanggilan dan tak sesuai dengan perundangan,” tambahnya..

Rukun Pakel mengatakan bahwa upaya kriminalisasi itu merupakan bentuk untuk melemahkan kekuatan warga. Namun warga tani Pakel menegaskan tidak akan pernah ada rasa takut dan mundur dari perjuangan.

“Kami tegaskan. Bahwasanya kami “Warga Rukun Tani Sumberejo Pakel” tak akan pernah mundur dan takut. Apalagi membiarkan saudara seperjuangan kami dibawa atau dikriminalisasi,” tegasnya.

Merespon hal itu warga Pakel selain memulai petisi kepada Presiden Joko Widodo juga memasang bener di setiap sudut jalan desa dan menyiapkan perlawanan di jalur litigasi maupun non litigasi atau gerakan lapangan.

Pos terkait